Minggu, 05 September 2010

Pesona Seni Budaya Indonesia di Museumsuferfest

Museum der Weltkulturen mengundang KJRI Frankfurt untuk menampilkan kesenian tradisional Indonesia di salah satu panggung di acara Museumsuferfest yang terletak di pinggir sungai Main, Frankfurt am Main. Pada Sabtu, 28 Agustus 2010 lalu, ditampilkan beberapa kesenian khas tradisional Indonesia seperti tari Cendrawasih dari Bali, Tari Payung dari Sumatera Barat, Pencak Silat dan Musik Angklung.

Para penari dan pemain pencak silat yang tampil pada pagelaran tersebut bukan hanya berasal dari masyarakat Indonesia, namun juga beberapa warga Jerman yang memberikan perhatian dan minat besar terhadap seni budaya Indonesia. Sebut saja Christopher Kipp, seorang warga negara Jerman yang mendemonstrasikan beberapa jurus pencak silat sore itu. Kipp merupakan salah satu anggota Grup Pencak Silat Bhakti Suci dan mengaku sangat menyukai Pencak Silat yang merupakan seni bela diri asli dari Indonesia.



Pencak Silat

Seluruh rangkaian pertunjukan selama 60 menit mendapatkan sambutan hangat dari penonton meskipun cuaca mendung dan berangin. Mereka tetap menyaksikan pertunjukan sekalipun gerimis turun selama beberapa menit pertama. Selain dapat mengapresiasi berbagai bentuk seni budaya Indonesia, para penonton juga berkesempatan untuk mendapatkan hadiah menarik berupa t-shirt berlogo Indonesia dan miniatur wayang golek dari Jawa Barat bagi mereka yang dapat menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan oleh pembawa acara.

Diambil dari : sini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar