[Jumat, 20 Agustus 2010 13:51, BIANGBOLA],
Badan Tim Nasional Indonesia (BTN) mengklaim telah mengagendakan dua pertandingan persahabatan besar antara Timnas Indonesia melawan Timnas Brasil dan Argentina di bulan Oktober mendatang.
Ketua BTN, Iman Arif, mengatakan kedua negara Amerika Latin itu setuju untuk melakukan pertandingan persahabatan dengan Indonesia.
Sebelumnya, tim besutan Alfred Riedl itu akan melawan Brasil pada 7 September. Namun karena mayoritas pemain masih ada yang menjalankan ibadah puasa, maka jadwal direvisi menjadi 9 Oktober. Sedangkan untuk melawan Argentina, dijadwalkan empat hari kemudian yakni pada 13 Oktober.
"Pada prinsipnya Brasil sudah oke. Tapi, laga tersebut akan digeser Oktober. Jadi, pada bulan itu ada dua uji coba internasional. Selain Brasil, kami juga akan menghadapi Argentina. Kami ambil dua-duanya. Bagaimanapun, timnas membutuhkan pengalaman dari tim besar,” ujar Iman, Kamis (19/8).
Saat ini kondisi finansial "Merah Putih" agak tertolong lantaran mendapat subsidi APBN Rp. 10 miliar. Untuk satu pertandingan, BTN harus harus membayar match fee senilai USD 1,5 juta atau Rp. 13,6 miliar (USD1=Rp. 9.047). Belum lagi beban akomodasi dan transportasi yang mencapai USD900.000 atau Rp. 8,14 miliar.
"Saat ini kami mencari promotor. Rencana awal masih berjalan. Nantinya match fee menjadi tanggungan mereka. Timnas hanya menanggung biaya transportasi dan akomodasi selama di sini. Nantinya ada pemasukan dari tiket, potensi sponsor lain, atau hak siar. Yang penting, timnas mendapat lawan bagus,” kata Iman lagi.
Jika gagal melawan Argentina, Indonesia berpeluang melawan Pantai Gading. Namun, syaratnya, kepastian ini harus didapat maksimal lima hari menjelang kick-off. Untuk mendatangkan Pantai Gading, timnas hanya dikenai beban match fee USD500.000 sampai USD750.000.
"Argentina masih fokus menyelesaikan problem internal tim. Secara prinsip mereka mau. Kalau ternyata batal, kami siapkan Pantai Gading. Mereka sudah memberikan konfirmasi kesediaan. Komposisi pemainnya rata-rata yang bermain di Afrika Selatan. Nanti akan dibicarakan lebih lanjut dengan mereka. Pada dasarnya mereka cukup fleksibel,” ujar Iman.
Iman pun menambahkan jika pada bulan bulan November, BTN juga sudah menyiapkan tiga pertandingan pershabatan lagi diantaranya menghadapi China, Uruguay, dan Selandia Baru.
Seharusnya, Indonesia bisa menjajal kekuatan Jepang dan Korea Selatan. Sayang, agenda mereka terlanjur padat dan terpaksa batal.
(Edp)
Diambil dari : sini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar